Mourinho optimis akan Chelsea

Kendati sukses membungkam pemuncak klasemen Liverpool 2-0 guna memotong gap jadi dua angka, Jose Mourinho tetap bersikeras kans juara Chelsea musim ini sudah tertutup rapat. sbobet

Bagi sang manajer  realistis buat The Pensioners adalah menyegel peringkat ketiga, jatah terakhir untuk lolos otomatis ke babak grup Liga Champions musim depan, dan pencapaian target tersebut sudah sangat dekat dengan kenyataan berkat tambahan tiga angka dari Anfield, dengan Chelsea kini memimpin delapan poin atas Arsenal, yang baru bermain keesokan harinya, di belakang mereka dan tak mungkin lagi tersalip oleh Everton, yang ditekuk Southampton pada Sabtu (26/4).

Terlepas dari pandangan soal telah pupusnya kesempatan juara, Mou toh mengaku bangga dapat membukukan double alias kemenangan kandang dan tandang atas dua calon kampiun, yaitu Pool dan Manchester City.

“Tidak, kami tidak kembali ke mana-mana,” jawabnya saat ditanya apakah kemenangan atas The Reds membawa Chelsea kembali ke persaingan juara.

“Saat ini kami nyaris mengamankan peringkat ketiga. Dengan kekalahan Everton kemarin kami telah otomatis lolos ke Liga Champions, tapi kami masih mungkin turun ke peringkat keempat.”

“Sekarang dengan tiga poin ini kami membutuhkan satu angka lagi untuk finis ketiga. Ini musim yang bagus untuk kami. Terdapat evolusi dalam banyak aspek tim ini. Juaranya hanya satu tim dan itu akan direbut City atau Liverpool.”

“Jadi kami tak punya apa pun untuk dirayakan, tapi kami bisa bilang bahwa kami finis ketiga dan memenangi kedua laga menghadapi sang kampiun. Kalau juaranya Liverpool, kami memenangi kedua laga melawan Liverpool. Kalau juaranya Man. City, kami memenangi kedua laga melawan Man. City.”jose mou

Schalke dibantai Borussia

Gol Patrick Herrmann di babak pertama cukup untuk Borussia Monchengladbach mengakhiri catatan tak terkalahkan Schalke 04 dalam sepuluh pertandingan kandang di Bundesliga Jerman, sekaligus menembus ke enam besar.

Herrmann mendapatkan peluang pertamanya di pertandingan ini ketika laga baru berjalan 15 menit ketika dia menyambut tendangan penjuru, tetapi Ralf Fahrmann mampu mengantisipasinya.

Schalke kemudian balas menyerang dan nyaris memecah kebuntuan melalui Kevin-Prince Boateng, yang melihat bola hasil sepakannya ditepis dengan baik oleh Marc-Andre ter Stegen.

Kebuntuan akhirnya pecah ketika babak pertama menyisakan sepuluh menit, umpan silang Raffael disambut dengan tandukan keras oleh Herrmann dan kali ini Fahrmann tidak mampu membendungnya sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Max Kruse kemudian nyaris membawa Monchengladbach menggandakan keunggulan di paruh kedua, tetapi upayanya masih melenceng.

Schalke juga hampir menyamakan kedudukan ketika pertandingan menyisakan sembilan menit, namun tembakan Adam Szalai mentah di tiang gawang.

Kemenangan itu membuat Monchengladbach masuk ke zona Eropa, sementara Schalke tetap bertahan di tiga besar dengan menyisakan dua pertandingan lagi musim ini.schalke

Mou membela timnya

Menurut Jose Mourinho, tiga angka penuh dari Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada Minggu (27/4) memang layak dibawa pulang oleh Chelsea.

Terlepas dari dominasi serangan dan penguasaan bola oleh Liverpool, Si Biru sukses memetik keunggulan 2-0 berkat aksi Demba Ba, yang berawal dari kesalahan Steven Gerrard, jelang turun minum dan sontekan mudah Willian dari umpan Fernando Torres pada ujung pertandingan saat pasukan tuan rumah bernafsu mengejar ketertinggalan.

Taktik ultradefensif seperti ini pernah dikecam Mou dengan istilah “sepakbola abad 19″ saat diterapkan West Ham United untuk menahan imbang Chelsea tanpa gol di Stamford Bridge pada Januari lalu, tapi kali ini ia membela pendekatan serupa dari timnya.

“Tim terbaik menang. Tim yang pantas menang, menang,” kata pria Portugal ini usai laga.

“Penampilan defensif? Saya bingung apa yang dipikirkan media tentang penampilan defensif. Ketika sebuah tim bertahan dengan baik Anda malah menyebutnya defensif.”

Sebelum memetik keunggulan pun Blues sudah terlihat mencoba mengulur-ulur waktu guna menganggu ritme Pool, contohnya waktu Mou menolak memberikan bola kepada pemain Liverpool untuk melakukan lemparan ke dalam di menit-menit awal.

“Membuang-buang waktu? Apa itu? Kita sebelumnya tak pernah membicarakan tentang ini ketika kami memainkan banyak laga musim ini. Tapi sekarang kita membicarakannya,” kilah Mou.jose mourinho

Atletico selama penantian 18 tahunnya

atletico madrid

Atletico Madrid makin dekat ke tangga juara La Liga setelah gol Raul Garcia menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Valencia di Mestalla.

Skuat Diego Simeone tetap di pucuk tabel setelah susah payah membawa pulang tiga angka berkat gol kesepuluh Garcia musim ini. Sukses Los Rojiblancos juga tak lepas dari kokohnya tembok pertahanan mereka – kebobolan 22 gol dalam 35 pertandingan dan hanya sekali kemasukan dari sembilan laga liga – dengan hasil ini mengakhiri rangkaian gol Los Che dalam 25 pertandingan La Liga di Mestalla.

Tim tamu harus memainkan injury time dengan sepuluh pemain setelah Juanfran diusir wasit, tapi hal itu tak menghalangi mereka meraih kemenangan.

Atletico, yang akan terbang ke Chelsea untuk menggelar leg kedua semi-final Liga Champions tengah pekan ini – membutuhkan tambahan enam poin dari sisa tiga pertandingan liga untuk memenangkan titel pertama dalam 18 tahun.

Valencia lebih dulu melakukan serangan di awal laga, sayang tembakan yang dilepaskan Paco Alcacer masih melebar. Sementara itu, David Villa nyaris membuka skor namun tendangan melengkungnya belum menemui sasaran.

Dua menit sebelum turun minum, Los Rojiblancos akhirnya memecah kebuntuan, ketika Garcia sukses menaklukkan dua bek lawan dan penjaga gawang Guaita setelah mendapatkan crossing brilian Gabi. Sundulannya tak terbendung untuk menciptakan gol kesepuluhnya musim ini.

Atletico berpeluang menggandakan keunggulan sesaat usai jeda tapi tendangan Costa yang mendapat bola dari Koke mudah diamankan Guaita.

Juanfran melakukan pelanggaran keras terhadap Piatti yang berujung pada kartu merah. Tapi itu tak melenyapkan kegembiraan di wajah Atletico karena mereka kian dekat merengkuh titel juara.

Comment Brendan Rodgers

brendan rodgers

Tampil di kandangnya nan angker, Anfield, Liverpool dipaksa menyerah dua gol tanpa balas oleh Chelsea pada Minggu (27/4) meski mendominasi permainan d sepanjang laga.

Kontras dengan sang tuan rumah, Blues terlihat jelas lebih fokus menjaga area pertahanan. Gol perdana nan krusial pun terbantu nasib baik dengan Steven Gerrard terpeleset sehingga bola dapat dicuri Demba Ba yang kemudian melenggang bebas dan dengan mudah memperdaya Simon Mignolet.

Taktik ultradefensif dari The Blues ini sekarang populer dengan istilah “parkir bus”. Tapi menurut bos Reds, Brendan Rodgers, bukan hanya satu bus yang diparkir kubu tamu, melainkan dua, dan baginya menerapkan strategi seperti itu bukanlah hal sulit.

“Selamat untuk Chelsea, mereka memenangi pertandingan, kami tak bisa menerobos. Mereka jelas bermain sangat dalam. Saya pikir ada dua bus yang diparkir hari ini, bukan cuma satu,” ucap Rodgers kepada Sky Sports News seusai peluit panjang.

“Skema mereka tampak seperti enam pemain belakang dengan tiga gelandang di depannya. Itu berarti sepuluh orang, ditambah kiper, yang berada secara konsisten berada di belakang bola selama 90 menit.”

“Kecuali Anda mencetak gol cepat, mereka tak akan terpaksa keluar. Jelas bahwa mereka tidak datang dengan keinginan memenangi pertandingan, dengan mengulur-ulur waktu dan tetek-bengeknya.”

“Saya pikir itu bukan sebuah taktik. Siapa pun bisa meminta sebuah tim untuk hanya diam di belakang dan menjaga tepi kotak penalti.”

“Memang begitulah gaya permainan Chelsea. Mereka memiliki beberapa pemain menakjubkan tapi mereka menampilkan permainan defensif dan berharap memukul Anda lewat serangan balik atau dengan sebuah kesalahan.”

“Kami kecewa dengan gol tersebut [pertama], itu hal yang mungkin terjadi. Tak ada penimpaan kesalahan pada Stevie. Saya bilang kepadanya bahwa dia pemain luar biasa untuk klub ini dan dia bagian masif kenapa kami berada di posisi kami sekarang.”

Kekalahan dari Blues mengancam kans juara Liverpool yang sebelumnya terbuka lebar. Mereka masih memimpin klasemen dengan keunggulan dua angka atas Chelsea dan tiga atas Manchester City, yang menundukkan Crystal Palace 2-0, tapi The Eastlands memiliki satu laga tunda dan superioritas selisih gol.

Daftar juara TOP Belanda dari tahun 1889-2014

daftar juara liga belanda 1889-2014

Ajax Amsterdam memastikan diri sebagai kampiun Eredivisie Belanda musim 2013/14 setelah meraih hasil imbang 1-1 di markas SC Heracles Almelo kemarin malam (27/4).

Pada pekan ke-33 ini, Ajax menyambangi markas Heracles dengan target minimal satu angka untuk bisa menyegel gelar juara Eredivisie Belanda. Skuat asuhan Frank de Boer mengawali laga dengan sempurna setelah Lasse Schone membawa timnya unggul menit ke-12, namun tuan rumah mampu membalas sepuluh menit kemudian melalui Simon Cziommer.

Hasil imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir, dengan tambahan satu angka itu, perolehan poin Ajax tidak akan bisa terkejar lagi oleh Feyenoord di posisi kedua karena jarak kedua tim terpaut empat angka.

Dengan demikian, Ajax mengamankan gelar juara untuk empat tahun secara beruntun, dari tahun 2011 hingga saat ini. Melewati catatan yang mereka torehkan sebelumnya dengan juara tiga tahun secara beruntun, yaitu pada 1966-1968 dan 1994-1996.
Di bawah ini adalah daftar lengkap juara Eredivisie Belanda:

Musim Juara Runner-Up
1888-89 VV Concordia Koninklijke HFC
1889-90 Koninklijke HFC RAP
1890-91 HVV Den Haag Koninklijke HFC
1891-92 RAP RC en VV Rotterdam
1892-93 Koninklijke HFC RAP
1893-94 RAP Koninklijke HFC
1894-95 Koninklijke HFC Sparta Rotterdam
1895-96 HVV Den Haag RAP
1896-97 RAP HVV Den Haag
1897-98 RAP Vitesse
1898-99 RAP Vitesse
1899-00 HVV Victoria Wageningen
1900-01 HVV Victoria Wageningen
1901-02 HVV Victoria Wageningen
1902-03 HVV Vitesse
1903-04 HBS Den Haag Velocitas Breda
1904-05 HVV PVV Enschede
1905-06 HBS Den Haag PVV Enschede
1906-07 HVV PVV Enschede
1907-08 Quick Den Haag UD Deventer
1908-09 Sparta Rotterdam Wilhelmina
1909-10 HVV Quick Nijmegen
1910-11 Sparta Rotterdam GVC Wageningen
1911-12 Sparta Rotterdam GVC Wageningen
1912-13 Sparta Rotterdam Vitesse
1913-14 HVV Vitesse
1914-15 Sparta Rotterdam Vitesse
1915-16 Willem II Tilburg Go Ahead Eagles
1916-17 Go Ahead Eagles UVV Utrecht
1917-18 Ajax Go Ahead Eagles
1918-19 Ajax Go Ahead Eagles
1919-20 Be Quick 1887 VOC Rotterdam
1920-21 NAC Breda Be Quick 1887
1921-22 Go Ahead Eagles Blauw-Wit
1922-23 RCH Be Quick 1887
1923-24 Feyenoord Stormvogels
1924-25 HBS Den Haag NAC Breda
1925-26 Twente MVV
1926-27 Heracles Almelo NAC Breda
1927-28 Feyenoord Ajax
1928-29 PSV Eindhoven Go Ahead Eagles
1929-30 Go Ahead Eagles Ajax
1930-31 Ajax Feyenoord
1931-32 Ajax Feyenoord
1932-33 Go Ahead Eagles Feyenoord
1933-34 Ajax KFC
1934-35 PSV Eindhoven Go Ahead Eagles
1935-36 Feyenoord Ajax
1936-37 Ajax Feyenoord
1937-38 Feyenoord Heracles Almelo
1938-39 Ajax D.W.S.
1939-40 Feyenoord Blauw-Wit
1940–41 Heracles PSV Eindhoven
1941–42 ADO Den Haag FC Eindhoven
1942–43 ADO Den Haag Feyenoord
1943-44 Volewijckers VUC Den Haag
1944-45 — —
1945-46 Haarlem Ajax
1946-47 Ajax Heerenveen
1947-48 BVV Den Bosch Heerenveen
1948-49 SVV BVV Den Bosch
1949-50 Limburgia Blauw-Wit
1950-51 PSV Eindhoven D.W.S.
1951-52 Willem II Tilburg Hermes DVS
1952-53 RCH FC Eindhoven
1953-54 FC Eindhoven D.O.S.
1954-55 Willem II Tilburg NAC Breda
1955-56 Rapid JC NAC Breda
Eredivisie
Musim Juara Runner-Up
1956–57 Ajax Fortuna ’54
1957–58 D.O.S. SC Enschede
1958–59 Sparta Rotterdam Rapid JC
1959–60 Ajax Feyenoord
1960-61 Feyenoord Ajax
1961-62 Feyenoord PSV Eindhoven
1962-63 PSV Eindhoven Ajax
1963–64 Door Wilskracht Sterk PSV Eindhoven
1964–65 Feyenoord Door Wilskracht Sterk
1965–66 Ajax Feyenoord
1966–67 Ajax Feyenoord
1967–68 Ajax Feyenoord
1968–69 Feyenoord Ajax
1969–70 Ajax Feyenoord
1970–71 Feyenoord Ajax
1971–72 Ajax Feyenoord
1972–73 Ajax Feyenoord
1973–74 Feyenoord Twente
1974–75 PSV Eindhoven Feyenoord
1975–76 PSV Eindhoven Feyenoord
1976–77 Ajax PSV Eindhoven
1977–78 PSV Eindhoven Ajax
1978–79 Ajax Feyenoord
1979–80 Ajax AZ
1980–81 AZ Ajax
1981-82 Ajax PSV Eindhoven
1982-83 Ajax Feyenoord
1983-84 Feyenoord PSV Eindhoven
1984-85 Ajax PSV Eindhoven
1985-86 PSV Eindhoven Ajax
1986-87 PSV Eindhoven Ajax
1987-88 PSV Eindhoven Ajax
1988–89 PSV Eindhoven Ajax
1989-90 Ajax PSV Eindhoven
1990–91 PSV Eindhoven Ajax
1991–92 PSV Eindhoven Ajax
1992–93 Feyenoord PSV Eindhoven
1993–94 Ajax Feyenoord
1994–95 Ajax Roda JC
1995–96 Ajax PSV Eindhoven
1996–97 PSV Eindhoven Feyenoord
1997–98 Ajax PSV Eindhoven
1998–99 Feyenoord Willem II Tilburg
1999–2000 PSV Eindhoven Heerenveen
2000–01 PSV Eindhoven Feyenoord
2001–02 Ajax PSV Eindhoven
2002-03 PSV Eindhoven Ajax
2003-04 Ajax PSV Eindhoven
2004-05 PSV Eindhoven Ajax
2005-06 PSV Eindhoven AZ
2006-07 PSV Eindhoven Ajax
2007-08 PSV Eindhoven Ajax
2008-09 AZ Twente
2009-10 Twente Ajax
2010-11 Ajax Twente
2011-12 Ajax Feyenoord
2012-13 Ajax PSV Eindhoven
2013-14 Ajax Feyenoord

Koleksi Gelar
Klub Jumlah Gelar
AFC Ajax
33
PSV Eindhoven
21
Feyenoord
14
HVV Den Haag
10
Sparta Rotterdam
6
RAP
5
Go Ahead Eagles
4
HBS Craeyenhout, Koninklijke HFC, Willem II Tilburg
3
Heracles Almelo, ADO Den Haag, Racing Club Heemstede, AZ
2
DWS, DOS, Rapid JC, FC Eindhoven, SV Limburgia, Schiedamse Voetbal Vereniging, BVV, HFC Haarlem, Volewijckers, Sportclub Enschede, FC Twente, NAC Breda, Be Quick, Quick Den Haag, VV Concordia
1
Total gelar
125

CP dibantai MU

Manchester City berhasil memaksimalkan kegagalan Liverpool menambah angka dengan meraih poi penuh di kandang Crystal Palace, Minggu (27/4) malam WIB dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Berkat kegemilangan Yaya Toure di paruh pertama, Citizen bisa mengukir kemenangan 2-0. Skor tersebut cukup untuk mendekatkan jarak angka City dengan Liverpool menjadi tiga angka.

Manchester City kini mengantungi 77 angka dan menempati urutan ketiga. Sementara Liverpool di puncak klasemen dengan 80 angka, dengan Chelsea berada di antara kedua tim dengan 78 poin.

Sementara Crystal Palace, karena kekalahan ini, harus puas berada di papan tengah, tepatnya peringkat 11 dengan 43 poin.

Babak I

Manchester City memulai laga di Selhust Park dengan bagus. Tekanan yang dilakukan ke pertahanan Crystal Palace bisa berujung gol pada menit keempat.

Adalah Edin Dzeko yang menjadi pencetak gol dengan tandukannya, memaksimalkan umpan silang terukur Yaya Toure.

Terkejut dengan gol tersebut, skuat asuhan Tony Pulis berusaha bangkit dan mengejar ketertinggalan. Tapi merebut bola dari kaki pemain Manchester City bukanlah hal yang mudah.

Bahkan lini pertahanan Palace sempat dibuat tertekan. Lini tengah menjadi milik pemain Manchester City, yang membuat tak banyak kesempatan bisa diciptakan pemain tuan rumah.

Bahkan di menit 43, Manchester City bisa memperbesar keunggulan. Yaya Toure mengawali serangan Citizen, bekerja sama dengan Edin Dzeko dan Samir Nasri sebelum menuntaskannya melewati hadangan Speroni. 2-0 buat City bertahan hingga turun minum.

Babak II

Di saat Crystal Palace berusaha menyamakan kedudukan, atau setidaknya membalas dua gol yang bersarang ke gawang Speroni, Manchester City bermain lebih tenang di babak kedua.

Penguasaan bola masih banyak dipegang tim tamu. Sesekali, pemain Crystal Palace melakukan tekanan dan berusaha memberikan ancaman ke gawang Joe Hart.

Yaya Toure kembali menunjukkan kualitasnya dalam memberikan umpan. Sayangnya, Sergio Aguero gagal memaksimalkan kesempatan di menit 58.

Untuk kepentingan strategi, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk di antaranya mengganti Yaya Toure dan Sergio Aguero dengan Fernandinho dan Stevan Jovetic.

Tapi tak banyak perubahan berarti dalam segi permainan. Penguasan bola masih menjadi milik City, meski Palace bisa memberikan perlawanan lebih sengit, meski tak sampai menciptakan kesempatan matang untuk bisa memperkecil ketertinggalan. Skor 2-0 akhirnya menjadi hasil final laga ini.

Susunan Pemain
Crystal Palace: Speroni, Mariappa, Dann, Delaney, Ward, Jedinak, Ledley, Bolasie, Puncheon, Chamakh, Jerome.

Manchester City: Hart, Zabaleta, Kompany (c), Demichelis, Kolarov, Milner, Garcia, Toure, Nasri, Dzeko, Aguerocrystal palace

Lyon mendapat niloai 100 karena menundukan SC Bastia 4-0

Olympique Lyon meraih angka penuh di Stade de Gerland kala menjamu SC Bastia dalam lanjutan Ligue 1 Prancis, Minggu (27/4).

Dengan Nabil Fekir muncul sebagai bintang berkat dua assist dan satu golnya, Lyon memetik kemenangan 4-1.

Dengan hasil ini, Lyon masih membuka peluang tampil di Liga Champions musim depan, mengingat masih ada tiga laga yang bisa dijalani untuk melewati perolehan poin Lille, yang menempati peringkat ketiga klasemen sementara Ligue 1 dengan 64 angka. Ada pun Lyon mengantungi 58 poin sejauh ini.

Mendapat dukungan penuh dari fans mereka, Lyon langsung bermain menekan sejak awal. Jelang sepertiga menit babak pertama berjalan, Lyon bisa unggul.

Sundulan dari Bafetimbi Gomis di menit 14, memaksimalkan umpan silang Henri Bedimo, menjadi momentum awal kemenangan Lyon.

Tim tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan lewat aksi Alexandre Lacazette, tapi gol kedua baru tercipta di menit 23 lewat usaha Fekir. Gelandang Lyon itu melesakkan bola ke gawang lawan dengan tendangan kaki kiri.

Di babak kedua, tim tamu bisa memperkecil ketertinggalan setelah sepakan kaki kanan Gianni Bruno dari jarak dekat merangsek masuk gawang Lyon. Skor menjadi 2-1 mulai menit 47.

Tapi Lyon bisa kembali menjauh. Di menit 50, usai menerima umpan tendangan sudut Fekir, Bakary Kone memasukkan bola ke gawang Bastia dengan sundulannya.

Tak berhenti di situ, Lyon kembali mencetak gol di menit 64. Berawal dari serangan balik cepat, Fekir mendapat bola dan meneruskan kepada Lacazette untuk dituntaskan dan menjadikan kedudukan menjadi 4-1. Skor ini bertahan hingga laga berakhir.lyon

REAL MADRID TETAP BERTAHAN

REAL MADRID

Real Madrid selamat dari pemecatan Iker Casillas untuk menutup kesenjangan pada pemimpin La Liga Barcelona dengan kemenangan 1-0 atas Espanyol , Minggu .

Nyata memiliki peluang emas untuk membuat tanah dalam perburuan gelar setelah juara bertahan hanya bisa bermain imbang 1-1 di Sporting Gijon sehari sebelumn

Sebuah mantap Espanyol melakukan yang terbaik untuk meniru prestasi yang mengesankan dari Sporting dan mereka diberi dorongan besar ketika kiper Casillas hanya menerima kartu merah kedua karir di Real dalam dua menit pertama di Estadi Cornella el Prat .

Namun gol Brasil full-back Marcelo di menit ke-24 terbukti cukup untuk mengamankan kemenangan bagi tim tamu 10 -man , yang sekarang lima poin di belakang Barca atas meja .

Deportivo La Coruna naik dari zona degradasi dengan kemenangan 1-0 di kandang tim urutan keempat Villarreal .

Bek tengah Alberto Lopo mencetak gol kemenangan di menit ke-60 di Estadio Riazor .

Levante pindah dari tiga terbawah dengan kemenangan penting 1-0 di kandang rival degradasi Almeria .

Maju Ekuador Felipe Caicedo , yang dipinjam dari Manchester City, berlekuk gol kemenangan delapan menit memasuki babak kedua di Estadi Ciutat de Valencia .

Dua gol akhir membantu Malaga datang dari belakang untuk imbang 2-2 di kandang Getafe , tapi titik tidak cukup untuk mengangkat sisi Manuel Pellegrini dari kaki meja .

Miku dan Adrian Colunga menempatkan pengunjung Getafe unggul 2-0 pada awal di La Rosaleda , namun Julio Baptista membalaskan satu gol dari titik penalti dengan 10 menit untuk pergi , sebelum Salomon Rondon menyamakan kedudukan di menit ke-90 .

Real Zaragoza hanya satu poin dari zona degradasi setelah mereka kalah 2-1 pergi ke Hercules .

Osasuna menyelinap ke tiga terbawah setelah kalah 1-0 di Real Sociedad .